Langsung ke konten utama

Lowongan Kerja BUMN untuk Lulusan SMA Sederajat

ilustrasi



BRIGADE HIZBULLAH PBB -- Kabar gembira buat Kamu para pencari kerja, khususnya yang ingin berkarir di perusahaan BUMN.

Saat ini, PT PNM (Persero) membuka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA, SMK, dan sederajat. Buruan daftar sebelum tutup.

PT Pemodalan Nasional Madani (PNM) merupakan perusahaan BUMN yang mengemban tugas khusus memberdayakan usaha mikro kecil, menengah, dan koperasi (UMKMK).

PT PNM (Persero) merupakan lembaga Keuangan Non Bank milik Pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengembangkan konsep Ekonomi Kerakyatan melalui lini bisnis "Mekaar" (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

PT Micro Madani Institute adalah Afiliasi PT PNM (Persero) yang bergerak dalam bidang Pelatihan, Sertifikasi, serta Pengelolaan SDM (Khusus PNM Mekaar), sejak 2015 hingga kini.

Berikut informasi Lowongan Kerja PT PNM dilansir dari laman resmi PT Micro Madani Institute:

Posisi:

Account Officer

Tugas Utama:

Melakukan sosialisasi, identifikasi, dan wawancara calon nasabah
Melakukan uji kelayakan calon nasabah
Melakukan persiapan pembiayaan
Melaksanakan pertemuan kelompok mingguan

Kualifikasi:

Perempuan usia minimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun
Pendidikan SMA/SMK/MA/Paket C semua jurusan
Belum menikah
Memiliki KTP/KTP sementara
Bisa mengendarai sepeda motor
Diutamakan memiliki SIM C
Fasilitas & Benefit:

GAJI awal di atas UMK, THR
Kendaraan Operasional beserta perlengkapannya & bensin
BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, asuransi kerja
Mess + sembako
Jenjang karir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Afghanistan dan Akses Pasar Global Melalui Laut

Pemerintahan IEA Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan menghadapi tantangan terbesar sejak pengambilalihan Kabul pada 2021, yakni keterisolasian geopolitik. Sebagai negara yang terkurung daratan, Afghanistan tidak memiliki jalur laut sendiri untuk perdagangan internasional. Kondisi ini membuat Afghanistan bergantung pada negara tetangga, terutama Pakistan dan Iran, dalam hal akses ekspor dan impor. Namun, hubungan yang dinamis dan penuh ketegangan dengan kedua negara itu membuat Kabul terus mengembangkan opsi baru. Salah satu kemungkinan yang mulai diperbincangkan adalah peluang Afghanistan masuk dalam orbit pakta pertahanan Saudi–Pakistan. Pakta tidak tertulis ini sejatinya sudah terjalin selama puluhan tahun. Pakistan sering mengirim pasukan untuk melatih militer Arab Saudi, sementara Saudi berkali-kali menyelamatkan perekonomian Pakistan dengan bantuan finansial besar. Kabul melihat celah bahwa jika mereka bisa menempatkan diri di dalam kerangka kerja ini, akses ke l...

BriHiz Dukung Pencalonan YIM Kembali Jadi Ketum PBB

FB Yusril Ihza Mahendra mendapat banyak dukungan untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang pada periode berikutnya. Dukungan itu muncul karena YIM dinilai mampu membawa PBB sebagai pemenang di #Pilpres2019 dengan mengusung Jokowi-Maruf Amin sesuai dengan amanat Rakornas 2019. Namun, beredar kabar angin bahwa YIM belum menyatakan kesediaannya untuk dipilih kembali. Informasi tersebut diungkapkan oleh politisi PBB, Novi Hariyadi di akun Facebooknya. "Sudah Saya Sampaikan Bahwa Sampai Saat Ini Bang YIM Belum Bersedia Maju Lagi Dalam Bursa Ketua Umum Pada Periode Selanjutnya...Beliau Bilang "Mau Istirahat"...Udah Capek Ngurusin Partai...," tulisnya. YIM memang pernah mengungkapkan hal tersebut di pertemuan Caleg DPR beberapa waktu lalu. Saat itu, politisi PBB, Yusran Ihza Mahendra yang juga menjadi pembicara mengatakan bahwa dirinya siap memimpin PBB di masa mendatang dengan bercanda biasanya setelah Yusril ada Yusran sesuai dengan kutipan aya...

Peluang Damai Abadi Usai Gempa Myanmar

Bencana alam yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 menyisakan luka mendalam di tengah situasi negara yang memang belum stabil. Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo itu meluluhlantakkan wilayah sepanjang jalur patahan Sagaing, memporakporandakan ribuan rumah, sekolah, tempat ibadah, serta infrastruktur vital. Data resmi menyebutkan lebih dari 3.700 orang tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka. Di balik derita itu, junta militer Myanmar mengumumkan perpanjangan gencatan senjata sementara hingga akhir Mei 2025. Langkah ini diklaim demi memfasilitasi proses bantuan kemanusiaan, rekonstruksi, serta membangun dasar bagi perdamaian yang lebih kokoh di negara yang sudah puluhan tahun dilanda konflik bersenjata antar etnis dan kelompok politik. Namun, sejarah Myanmar mencatat bahwa gencatan senjata sementara semacam ini bukan hal baru. Sebelumnya, perjanjian serupa sering dimanfaatkan pihak militer untuk sekadar meredam tekanan domestik dan internasional di tengah situasi kri...